BKPSDM Luwu Umumkan 4 Calon Sekda yang Lolos Seleksi Administrasi Resmi

Proses seleksi untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu kini telah memasuki tahap yang lebih lanjut. Setelah melalui serangkaian tahapan administrasi, empat calon yang memenuhi syarat telah berhasil lolos. Ini menjadi langkah signifikan dalam upaya pemerintah daerah untuk menemukan pemimpin yang tepat dalam mengelola birokrasi dan kebijakan daerah.
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi
Berdasarkan hasil penilaian dari Tim Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, empat pejabat Pemerintah Kabupaten Luwu telah dinyatakan lolos dari tahap seleksi administrasi. Mereka berhak untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu assessment dan wawancara, yang merupakan bagian penting dalam proses pemilihan Sekda yang baru.
Nama-Nama Calon Sekda Luwu
Keempat pejabat yang berhasil lolos seleksi administrasi adalah:
- Drs. Muhammad Rudi, M.Si – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Luwu, yang juga menjabat sebagai Plt Sekda Luwu.
- Kasmuddin, S.IP., M.Si – Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Luwu.
- Achmad Aswin, S.STP., M.Si – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu.
- Enrika, SE M.Si – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu.
Pernyataan dari BKPSDM
Dalam keterangannya, Muhammad Arsyad selaku Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu, menegaskan bahwa hasil seleksi administrasi telah dipastikan oleh panitia. Ia menambahkan bahwa semua peserta yang memenuhi syarat administrasi akan melanjutkan ke tahap yang lebih lanjut dalam proses seleksi ini.
Proses Seleksi yang Transparan
Menurut Arsyad, tahapan seleksi dilakukan dengan prinsip keterbukaan dan profesionalisme. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon Sekda yang terpilih nantinya memiliki kemampuan manajerial dan kompetensi yang memadai untuk menjalankan tugasnya.
“Kami ingin memastikan bahwa proses ini berlangsung dengan objektif dan transparan,” imbuhnya. “Seleksi ini merupakan langkah strategis untuk mencari figur yang bisa membantu kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.”
Jadwal Assessment dan Wawancara
Jadwal untuk pelaksanaan assessment dan wawancara telah ditetapkan berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, tanggal 22-23 Mei 2026. Kegiatan ini akan dimulai sejak pukul 08.00 WITA dan bertempat di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, beralamat di Jalan Urip Sumoharjo No. 269 Makassar.
Proses Selanjutnya
Setelah tahapan assessment dan wawancara dilaksanakan, seluruh hasilnya akan diproses sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan oleh panitia. Pengumuman mengenai tahapan selanjutnya akan dilakukan setelah semua hasil tersebut dianalisis dan diputuskan.
Pentingnya Seleksi Terbuka
Seleksi terbuka untuk jabatan Sekda Luwu ini sangat berarti, mengingat posisi ini merupakan salah satu yang paling strategis dalam struktur pemerintahan daerah. Jabatan Sekda memiliki pengaruh besar dalam pelaksanaan kebijakan dan koordinasi antar instansi pemerintah.
Proses pendaftaran bagi calon Sekda telah dibuka hingga tanggal 19 Mei 2026. Seleksi ini ditujukan bagi pejabat yang memenuhi syarat administrasi dan memiliki kompetensi kepemimpinan yang diharapkan mampu menjalankan tugas dengan baik.
Tujuan Seleksi
Tujuan utama dari seleksi terbuka ini adalah untuk menjaring tokoh-tokoh terbaik yang dapat membantu kepala daerah dalam mengelola pemerintahan, melakukan koordinasi birokrasi, serta menyusun kebijakan strategis yang dapat memajukan daerah.
Dengan adanya proses seleksi yang ketat dan transparan, diharapkan calon Sekda yang terpilih nantinya akan mampu mengemban amanah dengan baik dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Luwu.
Kesimpulan
Proses seleksi terbuka untuk jabatan Sekda Kabupaten Luwu menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan pemerintahan yang baik dan transparan. Dengan melibatkan pejabat-pejabat yang berpengalaman dan berkompeten, diharapkan posisi Sekda dapat diisi oleh individu yang tidak hanya memenuhi kriteria administratif, tetapi juga memiliki visi dan kemampuan untuk memajukan daerah.
