Itjen Kemenag RI Berikan Apresiasi kepada MAN 2 Kota Malang sebagai Madrasah Inovatif dan Berintegritas

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan integritas di lingkungan madrasah, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Itjen Kemenag RI) memberikan penghargaan kepada MAN 2 Kota Malang. Penghargaan ini diberikan kepada madrasah yang telah menunjukkan inovasi dan komitmen tinggi terhadap integritas. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, dalam rangkaian kegiatan yang dipimpin oleh Siti Mudayaroh bersama timnya yang terdiri dari Moch. Tatlihin Aljabar dan M. Ubaidillah.
Pentingnya Penghargaan untuk Madrasah
Penghargaan ini disampaikan dalam konteks kegiatan Penguatan Internalisasi Zona Integritas (ZI) Tahun 2026 yang diadakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Acara tersebut berlangsung di Surabaya pada Senin, 30 Maret. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, dengan fokus pada pelayanan publik yang berkualitas.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menekankan bahwa acara ini merupakan momentum penting untuk mempertegas komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Beliau menyoroti pentingnya integritas dalam pelayanan publik, yang harus selalu berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Perkembangan Zona Integritas di Jawa Timur
Sejak tahun 2018, pembangunan Zona Integritas di wilayah Jawa Timur menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berbagai dinamika yang terjadi dalam proses penguatan sistem dan tata kelola tidak menghentikan kemajuan yang telah diraih. Beberapa capaian penting antara lain peningkatan jumlah satuan kerja yang berhasil lolos penilaian internal, serta keberhasilan sejumlah satuan kerja dalam menembus tahap Tim Penilai Nasional (TPN) pada tahun 2025.
- Kota Malang
- Kota Batu
- Kabupaten Madiun
- Kabupaten Jember
MAN 2 Kota Malang juga berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah ini berkomitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan transparan, diikuti oleh Kemenag Kota Batu dan Kota Malang.
Upaya Peningkatan Layanan dan Kualitas
Keberhasilan yang diraih tidak terlepas dari berbagai upaya perbaikan yang dilakukan oleh semua pihak terkait. Akhmad Sruji Bahtiar menjelaskan bahwa penguatan layanan Perizinan Terintegrasi Satu Pintu (PTSP) dan akselerasi digitalisasi melalui aplikasi CERIA merupakan langkah-langkah strategis yang telah diambil. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik yang diberikan kepada masyarakat.
Peningkatan kualitas layanan publik juga tercermin dari kenaikan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan Indeks Persepsi Kualitas Pelayanan (IPKP), yang menunjukkan bahwa masyarakat semakin puas dengan layanan yang diterima. Selain itu, penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) terus dioptimalkan, dengan tujuan mencapai zero temuan administratif maupun keuangan.
Tantangan yang Dihadapi ke Depan
Meski telah mencapai berbagai keberhasilan, tantangan di masa yang akan datang semakin kompleks. Akhmad Sruji Bahtiar mengungkapkan bahwa penilaian Zona Integritas saat ini semakin menekankan pada aspek substansi dan dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, konsistensi dalam implementasi di lapangan menjadi sangat penting.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh peserta dapat memahami indikator keberhasilan, menyusun strategi yang berdampak, serta memperkuat sinergi antar satuan kerja,” tegasnya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama dalam pembangunan integritas dan kualitas pelayanan.
Partisipasi MAN 2 Kota Malang dalam Kegiatan
MAN 2 Kota Malang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Perwakilan dari madrasah hadir langsung, di mana Kepala Madrasah Dr. H. Samsudin, M.Pd., didampingi oleh Kepala Tata Usaha Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., serta Ketua Zona Integritas Ady Siswanto, S.Pd. Mereka semua berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan integritas dalam lingkungan madrasah.
Dalam sesi paparan konsep inovasi Zona Integritas, Siti Mudayaroh bersama timnya memberikan apresiasi kepada MAN 2 Kota Malang. Tindakan ini menunjukkan pengakuan terhadap upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan yang inovatif dan berintegritas. Kegiatan ini melibatkan Tim Zona Integritas dari Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kemenag kabupaten/kota, serta madrasah, dengan narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan MAN 2 Kota Malang akan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan integritas. Penghargaan ini bukan hanya sekedar simbol, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Sebagai madrasah yang telah terbukti berintegritas, MAN 2 Kota Malang patut menjadi contoh bagi madrasah lain dalam upaya membangun lingkungan pendidikan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Dengan adanya dukungan dari Kementerian Agama dan komitmen dari semua pihak, diharapkan madrasah ini dapat terus berkembang dan mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa depan.

